Kamis, 30 Agustus 2012

File Transfer Protocol (FTP)

Pengertian

File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dalam FTP harus ada FTP Server dan FTP Client.
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar menukar file. Jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server.
Keamanan FTP
FTP sebenarnya tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file dikirimkan tanpa di-enkripsi terlebih dahulu tetapi bila menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang akan dikirim dienkripsi terlebih dahulu.
Mode Dalam FTP
FTP biasanya menggunakan dua buah port untuk koneksi yaitu port 20 dan port 21 dan berjalan exclusively melalui TCP bukan UDP. FTP server mendengar pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 adalah command port dan port 20 adalah data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode (active mode) dan pasif mode (passive mode).
1. Active Mode
Pada aktif mode ini, server secara aktif terhubung dengan client. Untuk melakukan pengaturan aktif mode, client mengirimkan sebuah port command ke server, menentukan alamat dan nomor port dari client yang sedang mendengar. Bila suatu koneksi diperlukan, server memulai suatu koneksi ke client di alamat ini. Secara umum, server bertanggung jawab untuk menutup koneksi-koneksi ini.
2. Passive Mode
Pada pasif mode, client memulai koneksi dengan server dengan memecahkan permasalahan dalam firewall penyaring koneksi port data ke client menuju server. Pertama, client menghubungi server pada command port dan mengeluarkan perintah PASV. Server kemudian memberikan jawaban dengan port 2024, memberitahu client bahwa port tersebut sedang mendengarkan untuk koneksi data. Kemudian, client memulai koneksi data dari data port-nya ke data port yang telah ditentukan oleh server.
Contoh aplikasi FTP server :
- Proftpd
- Vsftpd
- Wuftpd
- IIS (didalamnya terdapat FTP Server)
Contoh aplikasi FTP client
- CuteFTP, Wget
- WsFTP
- GetRight
- AbsoluteFTP
Perintah FTP
Perintah-perintah FTP yang dikirimkan terdiri atas string teks sederhana. Sebagai contoh, untuk mendapatkan kembali file, client mengirimkan “RETR filename” di koneksi kendali ke FTP server. Untuk mentransfer file, client mengirimkan “STOR filename”. FTP server mengetahui setiap perintah pada setiap balasan FTP, dimana terdiri atas tiga digit. Digit pertama menandai adanya tanggapan yang baik, tidak baik, atau yang tidak sempurna. Jika satu kesalahan terjadi, maka digit kedua digunakan untuk mendeteksi kesalahan yang terjadi. Dengan cara yang sama, digit ketiga digunakan untuk lebih menspesifikasikan kesalahan yang terjadi. Digit pertama merupakan digit yang paling utama, dan kemungkinan nilai yang muncul adalah sebagai berikut :
1yz Positive Preliminary reply. Permintaan diketahui, namun balasan lain dari client tetap diharapkan
2yz Positive Completion reply. Permintaan sukses dilakukan, sehingga client dapat mengirim permintaan lain
3yz Positive Intermediate reply. Perintah telah diterima, namun masih membutuhkan informasi yang lain. Client diharuskan untuk mengirimkan balasan perintah lainnya
4yz Transient Negative reply. Perintah gagal, namun masih ada kesempatan untuk mencobanya lagi
5yz Permanent Negative Completion reply. Perintah gagal, namun tidak harus diulangi lagi
Contoh perintah FTP :
Untuk mengubah direktori yang dikirimkan oleh client :
CWD namadirektori
Server akan merespon dengan :
250 CDW command successful
Sebagai balasan, dimulai dengan a ’2’, dimana urutan perintah diselesaikan.
Bila ingin merubah salah satu direktori dan itu tidak ada, maka perintahnya :
CWD namadirektoriyanghilang
Server akan merespon dengan :
550 namadirektoriyanghilang : The system cannot find the file spesified
Balasannya ialah a ‘5’, berarti gagal dan tetap gagal jika diulangi (kecuali direktori hilang diciptakan di server).
Sesi Perintah (Session Commands)
Untuk memulai sesi perintah FTP, maka perintah dari USER yang dikirimkan ke server adalah :
USER chafid
Server akan memberikan balasan :
331 Password required for javaftp
Client harus memberikan balasan dengan mengisi password :
PASS 123456
Server akan memberikan balasan :
230 User chafid logged in
Setelah login user dapat menggunakan perintah yang berhubungan dengan direktori dan file. Untuk mengakhiri, client mengirimkan perintah sebagai berikut :
QUIT
Server akan memberikan balasan :
221
Sesi akhirnya ditutup, sehingga perintah apapun yang dikirimkan sudah tidak diterima lagi.
Tujuan pembangunan FTP Server
Sharing data
Menyediakan indirect atau implicit remote computer
Menyediakan tempat penyimpanan bagi user
Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

Cara Menggunakan FTP FileZilla :

  1. Instal FileZilla. Jika kamu belum punya, download FileZilla disini.
  2. Jalankan aplikasi FileZilla, lalu klik menu File dan pilih Site Manager.
  3. Pilih New Site
  4. Isi kolom host dengan alamat web kamu, isi kolom port dengan angka 21.
  5. Pilih logon type: Normal. Isi kolom User dan Password server web kamu.
  6. Klik OK untuk menyimpan atau klik Connect untuk langsung menghubungi server via FileZilla
Cara Mengupload Website Ke Rumah Web Dengan FTP
Ketika website anda telah selesai dibuat di komputer pribadi anda, maka proses selanjutnya yang harus ada lakukan adalah meng-upload file-file website anda ke server Rumahweb.
Untuk proses upload dapat dibagi dalam dua cara:
1. Dengan menggunakan FTP,
2. Dengan menggunakan file manager yang terdapat pada Cpanel website anda.
Artikel ini akan mencoba menuntun anda dalam melakukan proses upload dengan menggunakan FTP.
Software FTP yang digunakan sebagai contoh pada artikel ini adalah FileZilla, anda dapat men-downloadnya dari SourceForge.net . Sekedar saran, gunakan mirror yang paling dekat dengan lokasi anda, agar proses download dapat berjalan dengan cepat. Setelah download selesai, silahkan install file tersebut dan anda dapat langsung menggunakannya.
Petunjuk umum pada FileZilla:
1
Keterangan:
1. Menunjukkan isi dari komputer anda (komputer dimana FileZilla diinstall). Informasi yang diberikan adalah berupa drive-drive dan folder2 yang terdapat pada komputer anda
Anda dapat meng-klik tanda (+) untuk menuju ke folder tempat file-file yang akan di upload, atau anda dapat pula mengetikkan path langsung ke folder tersebut.
2
2. Merupakan isi dari folder yang anda tuju,
3
3. Jendela Message (pesan)
Berisi respon dari perintah yang dikirim oleh FileZilla, pesan2 tersebut dapat berupa:
Status:
Menunjukkan status dari operasi yang dilakukan. Contohnya: “Connecting to (server)…” atau “Retrieving directory listing…”
Error:
Merupakan pesan kesalahan (selalu ditunjukkan dengan warna merah).Terjadi jika terdapat kesalahan pada operasi yang dilakukan atau bisa juga karena sebuah operasi dihentikan secara langsung oleh pengguna.
Command:
Menunjukkan perintah yang sedang dikirim oleh FileZilla ke server
Response :
Menunjukkan respon yang diberikan oleh server. Jika pada digit pertama menunjukkan angka 2 atau 3 berarti operasi yang dilakukan sukses, jika 4 atau 5 berarti gagal
4. Jendela Remote Computer (server),
5. Status transfer file.
Melakukan Koneksi ke server
4
Quick connection bar
Pada quick connection bar, anda ketikkan informasi berikut:
a. di bagian address: ketik url website anda, tanpa http:// .
b. username dan password yang digunakan secara default adalah username dan password cpanel anda
c. kosongkan saja bagian port, karena akan diisi secara otomatis oleh FileZilla (sekedar informasi, port untuk FTP adalah 21).
Upload File
5
tampilan jika koneksi berhasil
Jika koneksi telah berhasil dilakukan, maka anda dapat melakukan proses upload. Terlebih dahulu, pastikan anda masuk ke folder public_html pada website anda, karena public_html adalah folder tempat file-file anda akan ditampilkan.
6
klik dua kali pada folder public_html
Kemudian, anda dapat menseleksi file (pada local site) yang akan anda upload, lalu klik kanan, dan pilih upload.
7
anda dapat melakukannya satu persatu
7
atau semua file dan folder sekaligus
Tahap Akhir
Setelah anda selesai melakukan upload, pastikan anda menutup koneksi ke website, apalagi jika anda menggunakan internet dari fasilitas umum seperti warnet. Caranya, klik icon “disconnect from server”.
8
disconnect from server
Catatan kecil:
a. jika file anda ingin ditampilkan pada halaman depan, silahkan ubah dulu nama file-nya menjadi index.html, atau index.php
b. gunakan huruf kecil pada nama semua nama file anda.
INDEX.HTML -> tidak disarankan,
index.html -> baru benar.
c. FileZilla yang digunakan disini hanya sekedar contoh, jika anda ingin menggunakan software FTP yang lain, anda dapat mencarinya di www.download.com dengan menggunakan kata kunci FTP.
d. Jika anda ingin menambah FTP user, anda dapat melakukannya melalu “FTP Manager” pada Cpanel website anda.

Cara Upload File dengan ftp Filezilla

Dengan mengupload file ke server hosting menggunakan FileZilla FTP mempermudah kita ketika mengupload file ke server hosting kita tanpa perlu harus Login ke Control Panel Hosting kita. Apalagi jika file yang kita upload berukuran besar dengan FTP Filezilla ini file besarpun dapat kita upload ke server hosting kita sendiri dengan mudah, nah untuk menggunakan FTP tersebut komputer harus sudah terinstall Software FileZilla, untuk mendapatkan Software tersebut kamu bisa mendownloadnya secara gratis dengan mengunjungi filezilla-project.org untuk versi terbarunya dan kemudian install pada komputer kamu.

Jika sudah terinstall berikut langkah upload file dengan Filezilla :
1. Masukklah ke Control Panel Hosting cari dan Klik "FTP Access" untuk mengetahui detil FTP Account kamu. Atau kamu juga bisa membuat Account FTP yang baru dengan mengklik "FTP Account"
2. Jalankan Program FileZilla




- Host / Mesin : Isi dengan domain kamu tanpa www / http:// contoh : domainkamu.com
- Username / Pengguna : isi dengan username cpanel kamu
- Password / Kata kunci : isi dengan password cpanel kamu
- Port : isi dengan “21″

3. Lalu klik "Quickconnect" / "Koneksi cepat" maka akan muncul :

 Sebelah kiri adalah local komputer kamu. dan sisi sebelah kanan adalah hosting kamu

4. Masukklah ke folder public_html pada hosting kamu (File harus diunggah/diupload pada public_html)

5. Carilah file / folder Script pada komputer yang akan di upload ke hosting. Jika sudah ketemu tekan Ctrl + A (untuk memilih semua) >> klik kanan >> Upload



6. Maka proses pengunggahan akan berlangsung Tunggu proses upload sampai selesai.

Jika muncul pesan seperti dibawah ini :
- Check pada tulisan : Overwrite if different size or source newer
- Check juga : Always use this action

7. Lama dan tidaknya tergantung besar kecil file yang diupload dan juga koneksi internet kamu. pastikan semua file terupload dengan sempurna tanpa harus ada file yang gagal.

8. Jika terdapat file yang gagal diupload lakukan upload ulang pada file yang gagal tersebut. klik pada "failed transfer" untuk melihat file yang gagal diupload ke server.


1 komentar:

  1. artikel yang bagus gan, tapi nama blognya panjang amat salut ama ente

    ekoyulianto.2fh.co

    BalasHapus